Langkah Awal yang Tepat: Pendampingan TPK dalam Pengukuran Rencana Cor Rabat Beton JUT T.A 2026
Kualitas jalan rabat beton ditentukan sejak pengukuran pertama. Salah ukur 5 cm, bisa selisih jutaan di RAB. Salah patok elevasi, air malah menggenang di tengah jalan. Karena itu, pendampingan TPK saat pengukuran awal jadi krusial.
Pada tanggal 23 April 2026, kami mendampingi TPK Kalurahan Jerukwudel melakukan pengukuran bouwplank dan penentuan titik nol untuk rencana pembangunan cor rabat beton Jalan Usaha Tani [JUT] di Dusun Pudak , sepanjang 425 meter, sumber Dana Desa T.A 2026.
Kenapa Pengukuran Awal Tidak Boleh Asal?
Pengukuran ini fondasi dari seluruh pekerjaan. Tujuannya pengukuran ini adalah :
1. Pastikan Volume Sesuai RKP : Panjang, lebar, dan tebal jalan yang diukur harus sama dengan yang disepakati di RKPDes & APBDes. Kalau di RKP 400 meter, di lapangan jangan tiba-tiba jadi 350 meter tanpa Musdes Perubahan.
2. Tentukan Elevasi & Kemiringan : JUT harus bisa mengalirkan air. Saat pengukuran, kami tentukan kemiringan 2-3% ke arah saluran drainase terdekat agar tidak jadi kolam saat hujan.
3. Tandai Batas & Titik Penting : Patok kayu dipasang tiap 25 meter, tikungan, dan titik temu dengan jalan lain. Batas lahan milik warga juga ditandai agar tidak ada masalah sosial di belakang.
4. Jadi Dasar Gambar Kerja : Hasil ukur ini yang dipakai TPK untuk buat gambar detail dan hitung kebutuhan semen, pasir, split secara akurat.
Peran Pendamping Desa Saat Pengukuran JUT
Kami memastikan proses ukur ini partisipatif, teknisnya benar, dan terdokumentasi:
1. Libatkan Warga Setempat
Pengukuran tidak boleh diam-diam. Kami minta TPK ajak Kepala Dusun, Ketua RT, pemilik lahan di kiri-kanan jalan, dan perwakilan kelompok tani. Tujuannya biar tidak ada sengketa batas besok. Semua sepakat, baru patok ditancapkan.
2. Kawal Alat & Metode Ukur
Kami cek TPK pakai meteran panjang, waterpass, dan selang air untuk elevasi. Ukur panjang dari STA 0+9 sampai akhir. Lebar jalan 3 m diukur dari as jalan ke kiri dan kanan. Titik elevasi dicatat tiap patok
3. Pastikan Ada Berita Acara Pengukuran
Selesai ukur, langsung dibuat BA Pengukuran 0%. Isinya: tanggal, lokasi, panjang & lebar hasil ukur, nama-nama yang hadir, dan sketsa lapangan sederhana. BA ditandatangani TPK, Pemdes, BPD, dan warga yang ikut. Ini dokumen penting di SPJ nanti.
4. Dokumentasi Visual
Foto patok STA 0+000, foto proses tarik meteran, foto kondisi eksisting jalan sebelum dibangun. Foto 0% ini wajib ada untuk laporan dan jadi pembanding saat progres 50% & 100%.
Hasil Pengukuran di Dusun Pudak
Dari pengukuran hari ini didapat rencana JUT sepanjang 425 meter, lebar 3 meter, tebal 10 cm. Ada 2 titik tikungan yang butuh perlakuan khusus.
Data hasil ukur ini langsung diserahkan ke TPK untuk dibuatkan RAB definitif dan gambar kerja sebelum nego bahan dan mulai pekerjaan.
Pengukuran awal ibarat bikin pondasi rumah. Kalau lurus dan kuat, bangunan di atasnya aman. Tugas pendamping adalah memastikan TPK, Pemdes, dan warga satu garis lurus sejak meter pertama dibentangkan.
Karena pengerasan cor rabat beton jalan usaha tani yang benar ukurnya hari ini, adalah lancarnya gerobak dan motor warga mengangkut hasil bumi esok hari.



Comments
Post a Comment