Mengawal Akuntabilitas: Pendampingan Musdes LPJ BUMKal Sejahtera Pucung Tahun 2025.

BUMKal adalah ujung tombak kemandirian ekonomi desa. Agar BUMKal sehat, salah satu kuncinya adalah akuntabilitas. Dan wujud nyata akuntabilitas itu adalah Musyawarah Desa Pertanggungjawaban BUMKal.

Pada hari ini kami mendampingi Muskal LPJ BUMKal Sejahtera Kalurahan Pucung, Kapanewon Girisubo untuk Tahun Buku 2025. Forum ini bukan sekadar seremonial, tapi ruang evaluasi bersama antara BUMKal, Pemkal, BPKal, dan warga sebagai pemilik.

Mengapa Musdes LPJ BUMDes Penting?

1. Transparansi : Pengurus BUMKal menyampaikan kondisi usaha apa adanya. Berapa modal, omzet, laba/rugi, aset, dan masalah yang dihadapi. Semua dibuka di depan forum.

2. Evaluasi Kinerja : Warga dan BPKal bisa langsung menilai. Apakah unit usaha (: Pariwisata, peternakan, pertanian dan gas LPJ) sudah berjalan sesuai AD/ART dan tujuan pendirian BUMKal.

3. Keputusan Bersama : Muskal jadi tempat memutuskan pembagian SHU. Berapa persen untuk PADes, cadangan modal, dana sosial, dan insentif pengurus. Semua diputuskan bersama, bukan sepihak.

4. Rencana Tindak Lanjut : Dari LPJ muncul rekomendasi. Perlu tambah modal, buka unit usaha baru, atau perlu pelatihan manajemen keuangan. Hasil Muskal jadi dasar RKPKal tahun berikutnya.

Peran Pendamping Desa Saat Musdes LPJ

Sebagai pendamping, tugas kami memastikan Muskal berjalan sesuai aturan dan substansinya tercapai:

1. Pastikan Administrasi Lengkap : Sebelum Muskal, kami cek kelengkapan LPJ. Laporan keuangan harus ada neraca, laba rugi, arus kas. Harus ditandatangani pengawas dan pembina. Tanpa ini, LPJ belum bisa disahkan.

2. Fasilitasi Diskusi Kritis : Kami dorong peserta Muskal aktif bertanya. Kenapa unit peternakan rugi?Kenapa unit pariwisata belum bisa menghasilkan pemasukan? Pertanyaan kritis bukan mencari kesalahan, tapi mencari solusi.

3. Jaga Prinsip Musyawarah : Memastikan semua pihak dapat bicara. Pengurus, BPKal, tokoh masyarakat, sampai perwakilan kelompok perempuan. Keputusan diambil mufakat, bukan aklamasi diam-diam.

4. Kawal Berita Acara : Hasil Muskal dituangkan dalam Berita Acara. Poin penting: pengesahan/pemberian catatan atas LPJ, keputusan pembagian SHU, dan rencana tindak lanjut. BA ini ditandatangani semua unsur dan jadi dokumen hukum.

Catatan dari MusKal  LPJ BUMKal Sejahtera Pucung melaporkan laba bersih Rp 4.000.000,-Setelah diskusi, forum menyepakati pembagian SHU: 30% untuk PADes, 40% penambahan modal, 20% dana sosial, 10% insentif pengurus.

unit usaha Pariwisata, peternakan, pertanian dan gas LPJ perlu pendampingan manajemen agar tahun depan bisa naik kelas. Ini akan kami kawal bersama Direktur BUMKal dan PemKal.

Muskal LPJ adalah cermin. Dari sini kita tahu BUMkal kita sehat atau sakit. Tugas pendamping adalah memastikan cerminnya bening, jadi semua bisa melihat jelas dan bergerak memperbaiki.

Karena BUMKal yang akuntabel hari ini adalah kesejahteraan warga esok hari.


Comments

Popular Posts