Pendampingan Potensi Kalurahan

 

Pendampingan Pemetaan Potensi Kalurahan melalui ArcGIS Survey123. Melaui Digital untuk Menggali dan Memetakan Potensi Kalurahan

Pendamping Desa melaksanakan kegiatan pendampingan kepada Pemerintah Kalurahan Jepitu dalam rangka melakukan pendataan dan pemetaan potensi kalurahan melalui aplikasi ArcGIS Survey123. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendorong tersedianya data potensi kalurahan yang lebih lengkap, akurat, terstruktur, dan berbasis lokasi sehingga dapat dimanfaatkan sebagai bahan perencanaan pembangunan dan pengembangan potensi lokal.

Pendataan dilakukan secara langsung dengan melakukan identifikasi potensi di lapangan sekaligus melakukan tagging atau penandaan titik lokasi menggunakan perangkat yang terhubung dengan aplikasi. Dengan metode tersebut, data yang dikumpulkan tidak hanya berupa informasi atau uraian mengenai potensi, tetapi juga dilengkapi dengan lokasi geografis sehingga keberadaan potensi dapat dipetakan dan ditelusuri kembali.

Empat Kategori Pendataan Potensi

Pendampingan pengisian data melalui ArcGIS Survey123 mencakup empat kategori utama, yaitu:

1. Pemetaan Potensi Kalurahan

Pendataan dilakukan untuk mengidentifikasi berbagai potensi yang dimiliki kalurahan, baik berupa sumber daya alam, sumber daya manusia, sarana dan prasarana, kawasan strategis, produk unggulan maupun potensi lain yang dapat dikembangkan. Setiap potensi dicatat berdasarkan kondisi dan karakteristiknya serta dilengkapi dengan titik lokasi.

2. Potensi Bidang Ekonomi Kreatif

Pendataan diarahkan untuk menggali potensi ekonomi kreatif masyarakat, seperti produk UMKM, kerajinan, kuliner, seni budaya, produk pertanian dan olahan hasil pertanian, jasa kreatif, serta berbagai usaha masyarakat yang memiliki nilai ekonomi. Setiap lokasi usaha atau potensi ekonomi kreatif dilakukan tagging titik koordinat sehingga dapat diketahui persebarannya dalam wilayah kalurahan.

3. Potensi Bidang Sosial

Pendataan bidang sosial mencakup berbagai potensi yang berkaitan dengan kehidupan dan kelembagaan masyarakat, antara lain kelompok masyarakat, kegiatan sosial, seni budaya, kelembagaan lokal, kegiatan kepemudaan, kegiatan perempuan, pendidikan, serta potensi sosial lainnya. Lokasi keberadaan potensi sosial juga ditandai melalui tagging lokasi untuk memperjelas persebarannya.

4. Potensi Bidang Lingkungan

Pendataan lingkungan dilakukan untuk mengidentifikasi potensi dan kondisi lingkungan kalurahan, seperti sumber mata air, kawasan pertanian, ruang terbuka, kawasan konservasi, pengelolaan sampah, potensi wisata berbasis lingkungan, serta sumber daya alam yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan. Setiap objek yang ditemukan di lapangan dilakukan tagging lokasi agar dapat dipetakan secara spasial.

Pelaksanaan Pendampingan

Dalam kegiatan tersebut, Pendamping Desa memberikan arahan kepada Pemerintah Kalurahan dan petugas pendataan mengenai tata cara pengisian kuesioner pada ArcGIS Survey123, pengambilan informasi lapangan, pengambilan dokumentasi, serta penentuan titik koordinat lokasi potensi.

Pendamping juga melakukan pengecekan terhadap data yang telah dimasukkan untuk memastikan informasi yang dikumpulkan sesuai dengan kondisi sebenarnya. Tagging lokasi dilakukan secara langsung pada titik keberadaan potensi ekonomi, sosial, maupun lingkungan sehingga data yang dihasilkan dapat menggambarkan persebaran potensi secara lebih akurat.

Melalui penggunaan ArcGIS Survey123, pendataan potensi kalurahan diharapkan tidak berhenti pada pengumpulan data administratif, tetapi berkembang menjadi basis data potensi kalurahan berbasis spasial. Data tersebut dapat digunakan Pemerintah Kalurahan sebagai bahan penyusunan perencanaan pembangunan, penentuan prioritas program, pengembangan ekonomi masyarakat, perlindungan lingkungan, serta penguatan potensi sosial dan budaya.

Kegiatan pendampingan ini juga menjadi langkah dalam mendorong transformasi pengelolaan data kalurahan dari sistem pendataan konvensional menuju pendataan digital yang lebih efektif, mudah diperbarui, dan dapat memberikan gambaran nyata mengenai potensi yang dimiliki oleh kalurahan.

Dengan tersedianya data potensi yang lengkap beserta tagging lokasi ekonomi, sosial, dan lingkungan, diharapkan Pemerintah Kalurahan memiliki dasar informasi yang lebih kuat dalam mengambil kebijakan dan mengembangkan potensi lokal secara tepat sasaran, berkelanjutan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Comments

Popular Posts