Gotong Royong dan Inovasi di Desa: Pembangunan Rabat Beton Menggunakan Truk Mixer Molen
Dalam upaya meningkatkan kualitas infrastruktur jalan desa, Pemerintah Kalurahan Pucung, melaksanakan kegiatan pembangunan cor rabat beton yang kali ini sedikit berbeda dari biasanya. Jika pada tahun-tahun sebelumnya pengecoran dilakukan menggunakan molen kecil, kali ini kalurahan memanfaatkan truk mixer molen untuk mempercepat pekerjaan dan meningkatkan mutu hasil cor.
Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Program Pembangunan Infrastruktur Desa Tahun 2025 yang dibiayai dari Dana Desa (DD). Lokasi kegiatan berada di Dusun Wonotoro,Kandri dan Pucung.dengan panjang jalan sekitar panjang sekitar 650 meter , lebar lebar 3 m, dan ketebalan 10 cm
Penggunaan truk mixer molen dipilih karena mampu menghasilkan campuran beton yang lebih homogen dan sesuai standar kekuatan yang diharapkan. Selain itu, proses pengecoran menjadi jauh lebih cepat dan efisien. Dalam waktu beberapa jam saja, pekerjaan yang biasanya memakan waktu dua hingga tiga hari bisa terselesaikan.
Dengan menggunakan truk molon, hasil cor lebih padat dan rata, serta waktu pengerjaannya jauh lebih singkat. Warga juga lebih mudah dalam membantu bagian perataan dan pemadatan, ujar TPK selaku penanggung jawab kegiatan.
Meskipun menggunakan alat modern, semangat gotong royong masyarakat tetap menjadi kunci keberhasilan kegiatan ini. Warga setempat bergotong royong membantu menyiapkan lokasi, meratakan permukaan jalan, serta menjaga keamanan selama proses pengecoran berlangsung. Ini bentuk sinergi antara teknologi dan partisipasi masyarakat. Mesin boleh bekerja cepat, tapi semangat kebersamaan tetap yang utama.
Dengan terbangunnya rabat beton ini, akses warga menjadi lebih mudah, terutama untuk kegiatan ekonomi seperti mengangkut hasil pertanian dan ternak. Selain itu, jalan yang mulus dan kuat juga mendukung kelancaran mobilitas anak sekolah serta kendaraan warga sehari-hari.
Kegiatan cor rabat beton menggunakan truk mixer ini menjadi contoh inovasi positif dalam pembangunan desa menunjukkan bahwa dengan perencanaan yang baik, dukungan teknologi, dan gotong royong masyarakat, pembangunan dapat berjalan lebih efektif dan berkualitas.
Membangun desa bukan hanya soal infrastruktur, tapi juga membangun kebersamaan dan semangat maju bersama.

Comments
Post a Comment